Thursday, December 30, 2010

Bakteri Bisa Dipakai untuk Penyimpan Data

VIVAnews - Ide menyimpan data di dalam bakteri sudah terlintas sekitar satu dekade terakhir. Pertimbangannya, bakteri yang paling sederhana sekalipun memiliki untaian DNA panjang yang bisa menyimpan enkripsi data.

Selain itu, secara alamiah, bakteri jauh lebih tahan terhadap kerusakan dibanding media penyimpanan elektronik manapun. Ia sanggup bertahan dari berbagai macam bencana yang dapat menghancurkan harddisk.

Reproduksi alami bakteri juga dapat dimanfaatkan untuk membuat duplikasi data dan menjaga integritas informasi yang disimpan. Ini juga membuat proses pengambilan kembali data dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Berpedoman pada pemikiran tersebut, sekelompok peneliti asal The Chinese University of Hong Kong mencari cara bagaimana menyimpan data ke dalam DNA bakteri. Ternyata tidak sulit.

Pada bakteri, ada empat basis DNA yang bisa digunakan untuk membuat untaian DNA yakni Adenine (A), Cytosine (C), Guanine (G), dan Thymine (T). Artinya, penyimpanan akan menggunakan sistem angka basis empat.

Pada laporannya, seperti dikutip dari i09, 9 Desember 2010 peneliti memberi contoh mengubah kata “iGEM” ke dalam kode yang siap disimpan dalam DNA.

Mereka menggunakan tabel ASCII untuk mengonversi setiap huruf ke dalam nilai numerik misalnya i = 105, G = 71, dan seterusnya. Angka ini kemudian diubah menjadi penomoran basis 4 yakni 105 menjadi 1221, 71 menjadi 0113 dan seterusnya.

Angka basis 4 ini kemudian diubah ke dalam sistem DNA yang menggunakan kode A, T, C, dan G di mana A menggantikan angka 0, T menggantikan 1, C menggantikan angka 2, dan G pengganti angka 3. Jadi, kata iGEM disimpan di dalam DNA sebagai ATCTATTGATTTATGT.

Setelah data mentah siap, peneliti menyebutkan, beberapa algoritma bisa digunakan untuk menyingkirkan informasi repetitif atau redundan. Ini bukan hanya dapat menghemat ruang, banyaknya repetisi dalam untaian DNA secara biologis berpotensi membahayakan DNA dan bakteri tersebut. Berarti, penggunaan algoritma itu akan mengatasi dua masalah sekaligus.

Yang jadi masalah, untaian DNA tidak cukup panjang untuk menyimpan informasi kompleks seperti foto atau buku. Solusi terbaik adalah memecah data menjadi bagian-bagian kecil dan menyebarkannya pada sel yang berbeda.

Agar berhasil, peneliti membuat sistem yang memungkinkan pecahan-pecahan data diidentifikasi dan kemudian disusun ke dalam urutan yang benar. Untuk itu, mereka membuat tiga struktur bagian untuk seluruh DNA yakni header, message, dan checksum.

Header merupakan rangkaian sepanjang 8 bagian yang dibagi ke dalam empat level informasi yakni zona, kawasan, area, dan distrik yang memungkinkan setiap bagian dikembalikan ke dalam urutan yang tepat.

Setelah pesan yang membawa data sebenarnya dihantarkan, checksum menyediakan repetisi dari header awal yang berguna untuk mengontrol mutasi yang mungkin terjadi pada bakteri yang bersangkutan.

Setelah informasi dienkripsi dan ditempatkan pada banyak sel yang berbeda di bakteri, bagaimana cara pemilik data mengambil kembali data yang disimpan oleh bakteri yang bersangkutan?

Sebuah decrypter akan mengambil DNA dan menjalankannya pada sebuah teknologi yang disebut next-generation high-througput sequencing, atau NGS.

Tipe sequencing ini dapat menganalisa dan membandingkan banyak kopi dari sequence yang sama dan menggunakan modus terbanyak untuk mengetahui basis data mana yang benar dan data mana yang telah mengalami perubahan. Setelah itu, algoritma kompresi akan dibalikkan untuk mengembalikan data mentah ke dalam bentuk aslinya.

Langkah terakhir adalah menyusun kembali pecahan-pecahan data dalam urutan yang benar agar rangkaian DNA tersebut bisa diterjemahkan kembali menjadi data yang dapat digunakan.

Sampai tahap ini, data sudah disimpan dan mengalami enkripsi. Orang yang ingin membaca data tersebut membutuhkan formula yang mengetahui urutan yang benar dari header dan checksum. Tanpa formula tersebut, data yang ia miliki tidak dapat digunakan.



sumber: VIVAnews

Tuesday, December 21, 2010

Honda Rakit 1 Motor Bebek dalam 18 Detik!

Jakarta - Proses pembuatan motor di Honda bisa dikatakan sangat cepat. Satu buah motor bebek dapat dirakit hanya dalam waktu 18 detik saja. Wow!

"Pembuatan motor di Honda sangat cepat, hanya butuh waktu 18 detik saja untuk merakit komponen-komponen sederhana menjadi satu unit motor," ujar Technical Training Department Head PT Astra Honda Motor (AHM), Handy Hariko  di SMKN 34, Selasa (21/12/2010).

Hadi lalu menjelaskan kalau proses perakitan sebuah motor di pabrik Honda memang sangat cepat. Angka 18 detik itu dapat dicapai untuk perakitan motor bebek.

"Sementara motor sport 20 detik, skutik 22 detik," imbuhnya. "Tapi meski cepat standar kualitas kita tinggi," tambahnya.

Karena itulah tidak heran bila selama 30 tahun lebih kiprahnya di Indonesia, Honda telah menghasilkan puluhan motor.

Di tahun 2010 ini pun Honda masih menguasai pasar motor Indonesia dan sanggup menjual lebih dari 3 juta motor dari 7 juta unit yang diprediksi diserap pasar.

"Dengan kondisi sekarang, Indonesia menjadi negara nomor dua terbesar di dunia yang memproduksi motor Honda," pungkasnya.


Kinerja yang luar biasa bukan? Hal tersebut tidaklah terjadi dalam satu malam atau semudah membalikkan telapak tangan. Inilah hasil dari BPI (Business Process Improvement), terus malakukan improvement terhadap kondisi yang ada membuat proses bisnis menjadi lebih efisien dan efektif. Diduking dengan Learning Curve, tidaklah heran Honda dapat mencapai prestasi saat ini yaitu merakit sebuah motor bebek dalam waktu 18 detik! 


Sumber: DetikOto.com

Saturday, November 27, 2010

Smishing dan Vishing...

Selain kian menggila di ranah jejaring sosial, kejahatan cyberdiprediksi juga akan mewabah di ranah perangkat genggam. Modus yang biasa digunakan adalah dengan memanfaatkan SMS atau mesin pemanggil otomatis.

FBI bahkan memiliki sebutan khusus bagi dua jenis tindak kriminal tersebut. Yakni 'smishing' untuk kejahatan yang menggunakan pesan singkat, serta 'vishing' untuk yang menggunakan panggilan telepon otomatis.

Ya, sekilas aksi ini memang mirip dengan phishing. Intinya adalah pencurian informasi sensitif milik pengguna.

Modus yang digunakan pun kurang lebih sama dengan aksi phishing di web. Hanya saja, pelaku awalnya bergerak dengan mengirimkan SMS atau menelpon langsung ke ponsel calon korban. Mereka biasanya mengaku dari pihak bank sambil mengabarkan bahwa tengah ada masalah dengan akun bank pengguna.

Kemudian calon korban diminta untuk menghubungi suatu nomor telepon tertentu atau disuruhlog-in ke sebuah halaman web khusus yang telah disiapkan perangkap di dalamnya.

Nah, di sinilah aksi smishing-vishing mirip dengan phishing, mereka menuntun korban untuklog-in ke halaman palsu layanan bank-nya, sehingga nantinya data pribadi mereka -- seperti username dan password -- dapat dicuri pelaku.

"Ketika hampir semua kejahatan cyber menyasar komputer Anda, namun smishing dan vishinglebih membidik perangkat genggam. Dan ancaman mereka kian berkembang seiring kianbooming-nya pengguna ponsel," ujar penasehat dari Internet Crime Complaint Center FBI.

Dikutip detikINET dari Cellular News, Jumat (26/11/2010), pihak FBI mewanti-wanti bahwa aksi kejahatan yang memanfaatkan ponsel ini akan semakin marak pada musim liburan akhir tahun.

Jadi, waspadalah!


Sumber: DetikInet

Monday, November 1, 2010

4 Status gunung berapi

Dalam beberapa minggu terakhir kita dipenuhi dengan berita gunung merapi yang meledak dan masih dalam status Awas. Namun perlu diketahui, di Indonesia ditetapkan ada 4 status gunun berapi, dibawah adalah keempat status yang dimaksud beserta keterangannya.

Status gunung berapi ada 4 tingkatan:
  1. Yang paling rendah Normal, yang berarti tidak ada aktivitas tekanan magma. 
  2. Waspada, ada aktivitas seismik maupun vulkanis. 
  3. Siaga, yaitu, terdapat peningkatan aktivitas ke arah letusan, peningkatan kegiatan seismik yang dapat menimbulkan bencana. 
  4. Paling tinggi adalah Awas, yang berarti segera atau sedang meletus, mengeluarkan abu dan asap, letusan berpeluang terjadi dalam waktu 24 jam.

10 Makanan Penyembuh

VIVAnews - Biarlah makanan menjadi obatmu. Kata-kata tabib Yunani kuno bernama Hippocrates itu begitu populer di dunia kedokteran. Pesan itulah yang kemudian mendorong para ilmuwan mencari tahu manfaat makanan bagi kesehatan tubuh.

Selama bertahun-tahun, para ahli gizi melakukan penelitian untuk mengidentifikasi manfaat nutrisi dari makanan tertentu. Mereka mempelajari protein, karbohidrat, kalori, lemak, mineral dan vitamin untuk menentukan manfaat kesehatan bagi tubuh manusia.

Berikut sejumlah makanan yang memberi banyak manfaat untuk tubuh, seperti dikutip dari halaman Methods of Healing.

1. Madu

Penelitian menunjukkan bahwa madu mengandung antibakteri dan antivirus. Studi lebih dalam menyebut madu bermanfaat untuk menyembuhkan luka dan baik untuk kesehatan pencernaan.

2. Green Tea

Penelitian menunjukkan, teh hijau membantu mengurangi risiko kanker, stroke, dan penyakit jantung. Teh hijau juga diyakini membantu mencegah penyakit diabetes tipe dua dan osteoporosis, serta meredakan radang usus.

3. Kenari

Makan 1,5 ons kenari setiap hari bisa menjadi makanan diet rendah lemak jenuh dan kolesterol yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

4. Blueberry

Adalah salah satu buah dengan tingkat antioksidan tinggi. Kandungan zat di dalamnya membantu memperlambat penuaan, mengurangi risiko diabetes, menurunkan kolesterol, meningkatkan keterampilan motorik, serta menunjang kesehatan kemih dan penglihatan. Blueberry juga memiliki sifat antiinflamasi.

5. Delima

Sebagai buah kaya antioksidan, sebuah penelitian menunjukkan bahwa delima membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan menurunkan tekanan darah. Bahkan, membantu menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko kanker tertentu.

6. Rempah-rempah

Kayu manis membantu menurunkan kolesterol dan menstabilkan gula darah. Jahe membantu memperbaiki kesehatan pencernaan, dan mengandung antiinflamasi. Manfaat jahe sebagai pencegah kanker juga tengah dipelajari. Sementara sifat antiinflamasi kunyit diyakini dapat memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer serta mengurangi risiko kanker.

7. Yogurt

Yang terbaik adalah yogurt polos. Kandungan kalsium, magnesium, Vitamin B-2 & B-12, dan probiotik yang dikenal sebagai bakteri baik dalam usus, bermanfaat menyehatkan sistem pencernaan serta kekebalan tubuh. Konsumsi yogurt secara teratur juga diyakini membantu menurunkan kolesterol.

8. Cokelat hitam

Jenis cokelat ini menawarkan manfaat baik bagi sistem kardiovaskular serta perlindungan dari kanker. Tak hanya itu, mengonsumsi cokelat hitam juga bisa membangkitkan suasana hati yang baik untuk kesehatan emosional dan mental.

9. Salmon

Salmon kaya omega-3 asam lemak dan protein, rendah kalori, rendah lemak jenuh, dan memiliki sifat antiinflamasi. Manfaat kesehatan ikan salmon termasuk pencegahan diabetes, Alzheimer, kanker serta menyehatkan sistem kardiovaskular.

10. Brokoli

Brokoli penuh dengan vitamin seperti asam folat, vitamin A, B6 dan K. Mineral seperti kalsium dan kalium membuatnya lebih sehat. Brokoli dianggap sebagai makanan penyembuhan yang diaktifkan oleh phytochemical indole-3-carbinol dan sulforaphane, membantu melawan kanker.

Referensi: VIVAnews

Saturday, October 30, 2010

4 Langkah Bersihkan Malware 'McD' dan 'Lindsay Lohan' di Facebook

Sebuah aksi tidak bertanggungjawab menyebar lewat Facebook dengan mencatut nama besar McDonalds. Berikut adalah beberapa judul video yang perlu diwaspadai.

Keberadaan aksi itu disampaikan Alfons Tanujaya, analis antivirus dari Vaksincom, dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Sabtu (30/10/2010).

Alfons mengingatkan, aksi ini bisa mengenai siapa saja, tak peduli sistem operasi yang diguunakan. "Perlu menjadi catatan dan perhatian para pengguna komputer, eksploitasi ini terjadi pada API Facebook dan bukan pada OS komputer Anda," ujarnya.

Berikut adalah beberapa judul yang perlu diwaspadai:
  • The Truth behind Mcdonalds
  • What McDonalds DOESNT Want You To See
  • SHOCKING McDonalds Video
  • The DISGUSTING Truth Behind McDonalds
Pelaku akan menyebarkan aksinya melalui Invitation di Facebook. Jika hanya klik 'Yes', 'No' atau 'Maybe', penerima undangan tak akan terkena apa-apa.

Namun, jika mengikuti tautan pada undangan itu, pengguna akan dihadapkan sebuah pertanyaan untuk mengizinkan aplikasi 'HD Video Player' di Facebook.

Nah, jika aplikasi itu diizinkan (Allow) maka ia akan tertanam di account Facebook korban dan menyebarkan undangan yang sama ke semua temannya. Jelas ini bisa sangat mengganggu.

Sebuah program jahat yang mencatut nama 'McDonalds' merebak di Facebook. Jika menjadi korbannya, account Facebook Anda akan menyebarkan hal itu pada semua kenalan.

Tentunya hal itu sangat menyebalkan. Selain ada juga potensi dimanfaatkan untuk kepentingan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Simak langkah-langkah berikut ini seperti disampaikan Alfons Tanujaya, analis antivirus Vaksincom, yang dikutip detikINET, Sabtu (30/10/2010):

Jika anda sudah terlanjur menjadi korban dan menyebarkan Event Invitation pada seluruh kontak Anda, segera informasikan ke seluruh kontak Facebook Anda untuk tidak mengklik link yang diberikan apalagi sampai menyetujui instalasi aplikasi.

Hal serupa yang menggunakan teknik yang sama dengan hantu 'McD' adalah Lindsay Lohan. Berikut di bawah ini adalah beberapa contoh judul video Lindsay Lohan yang berupaya memikat korban untuk mengkliknya:

  • Lindsey Having Sex with HOT Girl
  • This is Lindsey Lohan's Leaked Celebrity Sex Tape
  • Lindsey Lohan Celebrity Sex Tape
  • This is Lindsey Lohan's Leaked Sex Video
  • Lindsay Lohan Just Leaked Sex Tape
  • Lindsay Lohan Having a THREEWAY on Camera

Dan lakukan langkah-langkah di bawah ini untuk menghilangkan program jahat tersebut:

  1. Klik [Account] [Privacy Settings]. Anda akan membuka menu “Choose Your Privacy Settings”
  2. Klik [Edit your settings] dari menu “Applications and Websites” di pojok kiri bawah untuk membuka menu “Choose Your Privacy Settings > Applications, Games and Websites"
  3. Klik [Remove unwanted or spammy applications] untuk membuka layar “Applications, Games and Websites > Applications You Use" dan klik tanda X di sebelah “Edit Settings”
  4. Anda akan mendapatkan layar konfirmasi Remove, klik tombol [Remove] untuk menghapus program HD Video Player.
Referensi: DetikInet

Monday, October 25, 2010

Gardner's Top 10 Technology for 2011

Gartner on Tuesday outlined the 10 technologies it thinks will give technology execs the most bang for their budgets in 2011. How many of these technologies will be a true hit?
Carl Claunch, an analyst at Gartner, said at the research firm’s Symposium conference in Orlando that things like sustainability, data center overhauls, and virtualization were dropped. Here’s Gartner’s 2011 list, why those technologies were chosen, and a few observations.
1: Cloud computing
This group of technologies has been on the top 10 lists for a few years. Now everything as a service will alter business models and IT procurement. Gartner analyst David Cearley said what has changed is that there are multiple services. Companies will probably need cloud computing brokers. Things to watch:
  • Where does the public cloud fit? IT is generally scared of the public cloud, but select workloads are fine.
  • Beware cloud washing. IT execs are comfortable with the vendors cloud washing but may not get real capability.
  • Limit access to specific clouds based on community and groups. That approach would minimize security risks. Gartner has exclusive clouds and community clouds as services to watch.
  • Private clouds are custom and packaged.
My impression: A safe pick for sure, but the cloud is getting more granular as it matures. Think cloud washing magnified.
2: Mobile apps and media tablets
Tablets and touch aren’t new. Claunch said that the selection of applications changes the game for businesses. “Apple has leveraged the ecosystem of the iPhone,” Claunch said. “And Apple has created consistency.” In addition, Apple’s iPad is the poster child for how consumerization is affecting corporate IT. Things to think about for enterprise IT:
  • Enterprise apps will need to be designed for the tablet.
  • Delivering these apps gets complicated due to the selection of platforms.
  • Context-aware computing can connect to customers better.
  • Marketing will drive a lot of projects to utilize tablets, but these devices can be used for inspections, surveys, image capture, documentation, and training.
Cearley added, “The PC era is over. Think of mobile design points.”
My impression: It’s stunning how many iPads are in this crowd of 7,000-plus IT execs and managers. Another thread: Almost all of these IT execs are carrying PCs not Macs. Typically, CIOs and the like are the last to get on board an early adoption curve for a new device. There’s a frenzy over tablets.
3: Next-gen analytics
Companies need to develop “operational analytics” to make predictions and use data mashups. “There’s value in very current information. We are now shifting our focus to start doing simulations and modeling to predict the future,” Claunch said. These simulations would ultimately be run on smartphones and other devices. Algorithms will really matter to companies to support the right type of prediction.
Gartner didn’t advocate doing a lot of analytics investment yet, but be ready to invest.
My impression: Analytics is largely untapped ground for many companies. Claunch’s key point: “This is just being enabled now.” Another key item: A show of hands revealed that the entire room had business intelligence software. A show of hands also indicated that no one thought those applications were delivering real value.
4: Social analytics
This concept revolves around taking social networking data and incorporating it into enterprise analysis. Sentiment, context, and influence are key areas for companies. “We’re starting to see the tipping point,” Cearley said. “It’s moving from bleeding edge to mainstream activity.” For now, look at communities you have to support and analyze an entry.
My impression: CIOs should be watching this stuff, but given the crowd response to business intelligence, I’m not seeing much progress on the analytics-social intersection.
5: Social communication and collaboration
Social collaboration is “inevitable,” Cearley said. “Over the next few years, it will be impossible to ignore this,” he added. By now, companies should have policies, high value social uses identified, and have experiments to link social with CRM systems. Meanwhile, unified communications will merge with social. Expertise location will probably be the best use case.
My impression: Gartner makes a good point, but I’d be willing to bet that enterprises are way behind the curve on social communication and what it means for collaboration and productivity.
6: Video
Corporate use of video is going mainstream. Low-cost video recorders are everywhere. Companies will need video content management systems and better design skills, and they’ll need to address privacy issues and policy concerns. Will all conference rooms be recorded by default? E-learning, merchandising, marketing, webinars, and telepresence will all be key video uses. The tipping point will come in 2011 to 2013. In addition, video will be needed to reach younger employees.
My impression: Video has hit mainstream, but networks haven’t. Will Vlogs really be the best use of employee time? One other key point: How will business intelligence systems digest video content?
7: Context-aware computing
The idea here is that social analytics and computing leads to knowledge about preferences. User interfaces would change based on context. Today, it’s all reactive. By 2011 to 2013, there will be more proactive alerts. By 2014 to 2018, you’ll have context integrated with enterprise systems. Ultimately, there will be a context platform. Portals, mashups, mobile, and social will combine. Vendors will offer “user experience platforms.”
My impression: I have a hard time seeing strapped enterprises going all contextual. Look for business units such as marketing to launch these projects to drive sales. Companies will need to deliver context-aware services to businesses. Can’t wait for all of those user experience platform pitches.
8: Ubiquitous computing
This topic has been discussed in previous years on Gartner’s lists. In a nutshell, computers melt into objects. There will be machine-to-machine connections, portable personalities, and connectivity changes across multiple devices. There will be thousands of computers for each person on the planet, and you’ll have multiple devices.
My impression: Ubiquitous computing is more a guiding principle for projects than something you think about in terms of budget. The timeline here is decades. What’s also notable: Everyone has punted on getting one device to consolidate them all. We’re doomed to carry a bunch of devices.
9: Storage class memory
When Flash meets RAM, there are differences in speed and costs. Persistent storage will also alter management. Claunch said that storage class memory goes beyond solid state drives. This new class of storage will lead to software where operating systems determine where data goes. Storage class memory will become more important over the next two to three years.
My impression: It’s a bit experimental, but storage class memory will ride shotgun with analytics. Companies will have to define what data goes into fast memory.
10: Fabric based infrastructure and computers
Every vendor will talk fabric computing, so get ready for fabric-washing. The overall idea here is that you’ll have infrastructure that manages resources in an integrated fashion. Cisco UCS and HP Matrix are examples. New ways of building servers will mean you buy pools of processors and memory instead of physically swapping boxes.
My impression: Forming your own flexible servers sounds appealing. The fabric thing sounds way futuristic for now, but the seeds are being planted.

Resource: TechRepublic